BGN: Hanya 62 Kasus Menu Buruk dari 25 Ribu SPPG Selama Ramadhan

BGN: Hanya 62 Kasus Menu Buruk dari 25 Ribu SPPG Selama Ramadhan

Nusantaratv.com - 15 April 2026

Kepala BGN Dadan Hindayana dalam peresmian SPPG di Desa Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/4/2026). ANTARA/M Fikri Setiawan (Antara)
Kepala BGN Dadan Hindayana dalam peresmian SPPG di Desa Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/4/2026). ANTARA/M Fikri Setiawan (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyampaikan bahwa hanya terdapat 62 kasus menu berkualitas buruk yang menjadi sorotan publik dari sekitar 25 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi selama bulan Ramadhan.

“Dari 25 ribu yang jalan di Ramadhan, 62 yang menghasilkan menu yang jelek. Dan menu yang jelek itulah yang viral,” kata Dadan saat peresmian SPPG Cijujung 03 di Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu, 15 April 2026.

Dadan menegaskan bahwa secara keseluruhan, mayoritas SPPG di berbagai daerah tetap berjalan dengan baik dan mampu memberikan layanan sesuai standar yang ditetapkan.

Ia juga menyoroti kecenderungan perhatian publik yang lebih tertuju pada kasus negatif, sementara ribuan SPPG lainnya yang beroperasi dengan baik justru kurang mendapat sorotan.

“Padahal yang 24 ribu sekian itu bagus-bagus tidak viral,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu diluruskan agar masyarakat memperoleh gambaran yang lebih utuh terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia pun mengajak berbagai pihak, termasuk mitra dan masyarakat, untuk turut menyebarkan kisah positif dari para penerima manfaat program tersebut.

“Mohon bantuan mengangkat cerita masyarakat pemanfaat dari program makan bergizi ini, agar diketahui publik,” katanya, dikutip dari Antara.

Dadan menjelaskan bahwa program SPPG sejauh ini telah memberikan manfaat luas, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

Saat ini, jumlah penerima manfaat program MBG telah mencapai sekitar 62 juta orang di seluruh Indonesia.

BGN, lanjutnya, akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan guna memastikan kualitas layanan tetap terjaga, sehingga program pemenuhan gizi ini dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya peran mitra serta masyarakat dalam menjaga standar kualitas sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap program tersebut.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close