Nusantaratv.com-Badan Gizi Nasional (BGN) menilai keberhasilan Jepang dalam menerapkan program makan bergizi dapat menjadi acuan penting bagi penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia. Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut pengalaman negara tersebut menunjukkan dampak nyata terhadap kualitas sumber daya manusia.
"Pengalaman Jepang menjalankan program makan bergizi secara kontinu, mereka berhasil menaikkan rata-rata tinggi badan penduduknya," kata Kepala BGN Dadan Hindayana di Kota Padang, Rabu.
Dadan menjelaskan, sebelum program tersebut berjalan, rata-rata tinggi badan masyarakat Jepang berada di kisaran 159 sentimeter. Namun setelah diterapkan secara konsisten, angka tersebut meningkat hingga sekitar 170 sentimeter. Bahkan, dalam 15 tahun terakhir, program tersebut juga mendorong perubahan gaya hidup masyarakat menjadi lebih sehat.
"Dalam 15 tahun terakhir di Jepang, rata-rata tinggi badan masyarakatnya naik tapi berat badannya justru turun. Hal ini dikarenakan gaya hidup sehat yang dijalankan sejak belasan tahun," sebut dia, dikutip dari Antara.
Ke depan, BGN tidak hanya berfokus pada pemerataan asupan gizi, tetapi juga mendorong edukasi masyarakat agar membiasakan pola makan sehat dan gaya hidup seimbang. Dalam kunjungannya ke Sumatera Barat, Dadan juga menyoroti potensi Kota Padang sebagai kota gastronomi serta pentingnya pengembangan menu berbasis bahan lokal oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selain itu, BGN telah menyusun sekitar 80 menu masakan Nusantara untuk mendukung pelaksanaan MBG agar lebih variatif dan sesuai dengan potensi daerah. Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.
"Kita tidak hanya akan menyukseskan MBG tapi juga akan mendorong menu yang enak," ujarnya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh