Nusantaratv.com-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia periode Januari 2026 mengalami surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS. Nilai ekspor tercatat sebesar 22,16 miliar dolar AS, sedangkan impor mencapai 21,20 miliar dolar AS.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa ekspor Januari 2026 meningkat 3,39 persen secara tahunan (year on year/yoy), dikutip dari Antara.
Sementara itu, impor mengalami lonjakan lebih tinggi, yakni sebesar 18,21 persen secara tahunan.
Menurut Ateng, peningkatan ekspor ditopang oleh sektor nonmigas. Ekspor nonmigas terutama didorong oleh industri pengolahan yang mencatat kenaikan nilai ekspor sebesar 8,19 persen yoy dengan andil peningkatan 6,54 persen.
Adapun kenaikan impor secara tahunan terutama dipicu oleh peningkatan impor nonmigas, dengan kontribusi andil sebesar 14,4 persen terhadap total impor.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh