ByteDance Bantah Proyek "Mobil TikTok", Kolaborasi dengan Seres dan Huawei Ternyata Hanya Rumor

ByteDance Bantah Proyek "Mobil TikTok", Kolaborasi dengan Seres dan Huawei Ternyata Hanya Rumor

Nusantaratv.com - 07 Juni 2026

ByteDance membantah proyek "Mobil TikTok". (Foto: Istimewa via CarNewsChina)
ByteDance membantah proyek "Mobil TikTok". (Foto: Istimewa via CarNewsChina)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - ByteDance, perusahaan induk TikTok, secara resmi membantah rumor yang menyebutkan perusahaan tersebut akan meluncurkan mobil bersama Seres Group, produsen otomotif yang dikenal lewat merek AITO dan bekerja sama dengan Huawei.

Dilansir dari CarNewsChina, Minggu (7/6/2026), bantahan ini muncul setelah beredarnya spekulasi mengenai keterlibatan ByteDance dalam merek otomotif baru bernama Saidou Technology, hasil restrukturisasi anak usaha Seres, Chongqing Landian Technology.

Dalam pernyataan resminya, ByteDance menegaskan beberapa hal penting:

- Tidak memiliki rencana meluncurkan mobil maupun merek kendaraan baru.

- Saidou bukan merek mobil yang dikembangkan oleh ByteDance atau platform AI Doubao.

- ByteDance tidak memiliki kepemilikan saham di Saidou Technology.

- Doubao AI dan Volcano Engine hanya berfokus pada pengembangan teknologi kecerdasan buatan serta kokpit pintar untuk industri otomotif.

Awal Mula Rumor "Mobil TikTok"

Spekulasi mengenai kehadiran "Mobil TikTok" mencuat setelah Seres melakukan restrukturisasi bisnis dan membentuk Saidou Technology. 

Perusahaan baru tersebut memperoleh suntikan dana sebesar 6,67 miliar yuan atau sekitar US$952,9 juta dari sejumlah investor, termasuk Wending Investment yang merupakan afiliasi strategis CATL.

Rumor semakin menguat ketika Saidou mengumumkan peluncuran merek kendaraan baru pada 9 Juni mendatang. 

Dalam pernyataannya, Saidou dan Seres menyebut akan mengeksplorasi "kemungkinan tanpa batas kendaraan berbasis AI", yang memicu dugaan adanya keterlibatan ByteDance sebagai perusahaan teknologi dan AI terbesar di China.

Namun, setelah klarifikasi resmi ByteDance, banyak pihak memperkirakan kerja sama yang terjadi hanya sebatas penyediaan teknologi AI melalui Doubao dan Volcano Engine, terutama untuk sistem kokpit pintar dan pengalaman interaksi di dalam kendaraan.

ByteDance Pilih Fokus pada Teknologi AI Otomotif

Meski aktif mengembangkan teknologi kecerdasan buatan, ByteDance selama ini tidak menunjukkan minat untuk masuk ke bisnis manufaktur kendaraan maupun pengembangan sistem mengemudi otonom. 

Perusahaan lebih fokus menyediakan solusi AI dan platform digital yang dapat digunakan oleh produsen otomotif.

Perjalanan Seres dan Lahirnya Saidou

Seres Group sebelumnya dikenal sebagai mitra penting Huawei dalam proyek Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA). 

Pada 2021, Seres meluncurkan SUV SF5 dan kemudian menghadirkan merek AITO yang sukses memperkuat posisi Huawei di industri kendaraan listrik pintar.

Berbeda dengan AITO, merek Landian yang menyasar segmen SUV terjangkau justru mengalami kesulitan bersaing di pasar. 

Produk-produknya seperti E3 EV, E5 PHEV, dan E5 Plus PHEV gagal meraih popularitas luas meski ditawarkan dengan harga kompetitif.

Data China EV Datatracker menunjukkan Landian hanya mencatatkan pengiriman 472 unit pada April 2026, dengan pangsa pasar sekitar 0,1 persen di Negeri Tirai Bambu tersebut.

Kondisi tersebut mendorong Seres melakukan transformasi besar dengan mengubah Landian menjadi Saidou Technology. 

Menariknya, nama "Saidou" dianggap sebagai kombinasi dari "Sai" (Seres) dan "Dou" (Doubao AI milik ByteDance), yang menjadi salah satu alasan munculnya spekulasi keterlibatan TikTok dalam proyek tersebut.

Detail lengkap mengenai merek baru Saidou diperkirakan akan diumumkan secara resmi pada 9 Juni 2026.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close