Nusantaratv.com - Changan Automobile resmi mengumumkan dimulainya Global Testing Season 2026 sekaligus meluncurkan strategi baterai sodium-ion global dalam acara bertajuk "Changan SDA Intelligence Update & Global Launch of Sodium-Ion Battery Strategy" di Yakeshi, Inner Mongolia.
Langkah ini menandai babak baru inovasi kendaraan listrik Changan, dengan fokus pada keamanan ekstrem, kecerdasan berbasis AI, dan keandalan global.
Era Baru "Dua Bintang Utama": Baterai Sodium-Ion dan Lithium
Changan mempercepat pengembangan baterai sodium-ion sebagai bagian dari strategi elektrifikasi globalnya.
Tan Benhong, Chief Brand Officer China Changan Automobile Group menegaskan, dalam waktu dekat, berbagai model dari merek-merek Changan akan dibekali teknologi baterai sodium-ion.
"Dari kondisi ekstrem hingga penggunaan harian - setiap inovasi Changan bertujuan melindungi pengguna dalam perjalanan sehari-hari," ujarnya.
Strategi ini menandai era baru "Sodium-Lithium Dual Core", menghadirkan alternatif baterai yang lebih stabil dan aman, khususnya di suhu ekstrem.
Keunggulan Baterai Sodium-Ion Changan:
- Performa Tangguh di Suhu Ekstrem (-40°C)
Dalam pengujian suhu sangat rendah hingga minus 40 derajat Celsius, sistem baterai sodium-ion menunjukkan pelepasan daya yang stabil. Ini meningkatkan keamanan dan performa kendaraan listrik di wilayah bersuhu ekstrem.
- Uji Keamanan Melampaui Standar Nasional
Changan bekerja sama dengan CATL untuk melakukan uji penyalahgunaan ekstrem, termasuk penghancuran multi-sumbu, penetrasi bor, dan pemotongan total baterai.
Hasilnya, tanpa asap, api, maupun ledakan, membuktikan stabilitas intrinsik yang kuat.
SDA Intelligence: Dari Keamanan Pasif ke Stabilitas Proaktif Berbasis AI
Peluncuran ini juga menampilkan evolusi SDA Intelligence, sistem keselamatan cerdas Changan yang kini bertransformasi dari proteksi pasif menjadi stabilisasi kendaraan proaktif berbasis AI.
Dalam uji coba "Extreme Cold" di Yakeshi, sejumlah model diuji dalam kondisi nyata, termasuk kendaraan dari merek AVATR dan Changan, termasuk seri CS, CHANGAN DEEPAL, dan CHANGAN NEVO, dikenakan serangkaian skenario dunia nyata yang ekstrem di bawah kondisi suhu yang sangat rendah.
Uji coba di Yakeshi juga menampilkan evolusi berikutnya dari SDA Intelligence, kerangka keselamatan proaktif Changan.
Berbeda dengan simulasi laboratorium biasa, uji coba ini berfokus pada evaluasi pengemudian cerdas dan kontrol sasis di lingkungan alami yang tidak terduga dan bergesekan rendah.
AVATR 12 berhasil melakukan manuver pindah jalur darurat di permukaan es setelah simulasi ban meledak, dengan sistem penggerak listrik terdistribusi menjaga trajektori tetap stabil.
Changan NEVO Q05 mampu mendeteksi hambatan pada permukaan es saat Adaptive Cruise Control aktif dan melakukan pengereman darurat secara terkendali.
Berbeda dari simulasi laboratorium biasa, pengujian ini dilakukan di lingkungan alami yang tidak terduga dengan tingkat gesekan rendah, memastikan performa nyata di lapangan.
Infrastruktur Pengujian Global Senilai USD431 Juta
Keamanan kendaraan Changan dibangun melalui sistem validasi menyeluruh sebelum kendaraan sampai ke tangan konsumen.
Untuk pengujian mekanis, Changan membangun Western Automotive Proving Ground seluas 2,33 km² dengan investasi lebih dari 3 miliar Yuan (sekitar USD431 juta).
Fasilitas ini memiliki 14 jalur uji khusus, dan lebih dari 70 jenis permukaan jalan, serta jarak pengujian tahunan lebih dari 20 juta kilometer (setara 500 kali keliling bumi).
Dalam simulasi digital, Changan mengoperasikan CHANGAN SDA Lab, laboratorium nasional utama China untuk teknologi keamanan kendaraan cerdas, dengan lebih dari 400.000 skenario simulasi virtual, dan 3,3 juta kilometer simulasi mengemudi cerdas per hari.
Pendekatan ini memastikan setiap kendaraan memiliki keamanan terintegrasi sejak hari pertama.
Global Testing Season 2026: Uji Ketahanan di Seluruh Dunia
Yakeshi menjadi langkah pembuka dari rangkaian besar ini. Dalam Global Testing Season 2026, pengujian akan diperluas ke berbagai kawasan dunia.
Asia Tenggara untuk menguji ketahanan terhadap kelembapan tinggi, serta Pegunungan Alpen di Eropa guna melakukan penyetelan sasis pada kondisi dataran tinggi.
Di kawasan Eurasia, Changan akan menggelar uji musim dingin dengan fokus pada peningkatan rasa percaya diri saat berkendara di atas es dan salju, menggunakan AVATR 12 sebagai kendaraan uji.
Sementara itu di Amerika Latin, Changan akan menempuh perjalanan lintas negara bagian di Meksiko, dari Cancun menuju Merida, dengan penekanan pada keandalan dalam jarak jauh.
Secara keseluruhan, program pengujian yang dirancang khusus untuk tiap wilayah ini membentuk siklus validasi global yang terintegrasi, memastikan teknologi yang telah teruji dalam beragam kondisi ekstrem dapat diandalkan untuk penggunaan sehari-hari oleh pengguna di seluruh dunia.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh