Nusantaratv.com-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gekrafs Provinsi Jambi hasil Musyawarah Wilayah (Muswil), sekaligus melantik empat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), dalam acara yang berlangsung di Banjuran Budato, Kota Jambi, Sabtu (25/7/2026).
Dalam Muswil tersebut, Diza Hazra Aljosha terpilih sebagai Ketua DPW Gekrafs Provinsi Jambi yang baru menggantikan Dewa Gede Wahyu Putra. Selain pengukuhan kepengurusan DPW, DPP Gekrafs juga melantik empat kepengurusan DPC, yakni DPC Sarolangun, DPC Tanjung Jabung Timur, DPC Tanjung Jabung Barat, dan DPC Bungo.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian atau yang akrab disapa Mas Kawe, serta Ketua DPW Gekrafs Jambi yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Jenderal DPP Gekrafs Temi Sumarlin, Wakil Ketua Umum Laja Lapian, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Gekrafs Arifin Ihsan Rismansyah, Wakil Ketua Bidang OKK Agus Yudha Permana, Wakil Koordinator Wilayah Barat Faizal Hermiansyah, serta Ketua Badan Otonom UMKM Octaviani Putri Pertiwi.
Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP Gekrafs, Kawendra Lukistian, mengajak seluruh pengurus yang baru untuk menjaga nama baik organisasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai program ekonomi kreatif.
"Saya berpesan kepada seluruh pengurus Gekrafs Jambi, mohon kibarkan setinggi-tingginya, jaga marwah organisasi sebaik-baiknya, dan berikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat dengan hadirnya Gekrafs Jambi," ujar Kawendra dalam sambutannya, Sabtu (25/7).
Kawendra juga menjelaskan bahwa sektor ekonomi kreatif di Indonesia terus mengalami perkembangan. Menurutnya, jumlah subsektor ekonomi kreatif yang sebelumnya berjumlah 17 kini telah berkembang menjadi 21 subsektor sebagaimana tertuang dalam Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau bicara ekonomi kreatif dengan 17 subsektornya di Rindekraf yang sudah disetujui oleh Presiden Prabowo, sekarang sudah bertambah menjadi 21 subsektor. Salah satunya adalah ekonomi kreatif berbasis modifikasi otomotif. Itu menjadi subsektor ke-18 dan merupakan usulan dari Gekrafs," ungkapnya.
Selain mendorong lahirnya subsektor baru, Kawendra mengatakan Gekrafs juga tengah memperjuangkan peningkatan kesejahteraan para pelaku ekonomi kreatif melalui program Art Pay (Artist Right to Pay and Honorarium).
"Kita juga memiliki program Art Pay (Artist Right to Pay and Honorarium) yang sedang kita perjuangkan saat ini. Tujuannya adalah menghadirkan upah minimum bagi para pejuang ekonomi kreatif, supaya value dan karya mereka tidak lagi dipandang sebelah mata," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPW Gekrafs Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Gekrafs Jambi sebagai wadah kolaborasi lintas komunitas kreatif.
"Jambi memiliki banyak talenta kreatif dengan potensi luar biasa. Dengan hadirnya Gekrafs Jambi kami berharap bisa mempertemukan seluruh elemen kreatif agar dapat saling berkolaborasi, membuka peluang usaha baru, dan memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Jambi," kata Diza.
Mengamini harapan Diza Hazra, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Gekrafs, Arifin Ihsan Rismansyah, juga optimistis kepengurusan yang baru dilantik mampu menjalankan visi dan misi Gekrafs secara aktif dan berkelanjutan.
"Pelantikan ini merupakan 'pintu gerbang', sebuah awal dari tanggung jawab besar untuk membangun organisasi yang solid serta menghadirkan program-program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para pelaku ekonomi kreatif di daerah," ujar Arifin.
Tidak hanya menjadi seremoni pelantikan, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan pertemuan berbagai komunitas kreatif di Kota Jambi, di antaranya Jambi Book Party, Malam Puisi Jambi, Sketch Kamming, dan sejumlah komunitas lainnya.
Pengunjung juga dapat menikmati beragam aktivitas kreatif seperti creative market, workshop, culinary space, hingga live painting, yang menjadi ruang interaksi antara pelaku industri kreatif dengan masyarakat.
Melalui pelantikan ini, DPP Gekrafs berharap DPW Gekrafs Jambi dapat menjadi motor penggerak lahirnya kolaborasi-kolaborasi baru yang mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan daya saing pelaku kreatif di Provinsi Jambi.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh