Nusantaratv.com - Kehadiran iPhone Fold menjadi langkah besar yang telah lama dinantikan dari Apple untuk masuk ke pasar ponsel lipat.
Perangkat ini diprediksi tidak hanya sukses secara penjualan, tetapi juga langsung mengubah peta persaingan global.
Berdasarkan laporan terbaru dari TrendForce, seperti dikutip dari GSM Arena, Rabu (15/4/2026), iPhone Fold diperkirakan akan mendorong Apple meraih pangsa pasar hingga 19,3% di segmen ponsel lipat pada tahun 2026.
Angka tersebut cukup untuk menempatkan Apple di posisi tiga besar dunia, tepat di bawah Huawei dan Samsung.
Kendati tergolong pendatang baru, Apple diyakini memiliki kekuatan besar untuk bersaing.
Tingginya loyalitas pengguna, ekosistem yang solid, serta permintaan terpendam dari pengguna iPhone yang ingin beralih ke perangkat lipat menjadi faktor utama pendorong kesuksesan ini.
Salah satu fokus utama Apple dalam pengembangan iPhone Fold adalah meminimalkan lipatan pada layar, tantangan terbesar di industri ponsel lipat saat ini. Untuk mengatasinya, Apple mengandalkan kombinasi teknologi material canggih.
Selain penggunaan engsel berbasis logam cair dan pencetakan 3D, serta lapisan ganda kaca ultra tipis (UTG), kini terungkap komponen penting lainnya, yakni Optical Clear Adhesive (OCA).
OCA merupakan perekat transparan yang ditempatkan di antara lapisan layar.
Meski teknologi ini sudah digunakan oleh produsen lain, Apple disebut mengoptimalkannya agar mampu menyerap tekanan secara lebih merata, mengurangi penumpukan tekanan di satu titik, serta menjaga struktur layar tetap presisi.
Tak hanya itu, OCA versi Apple juga dirancang untuk tetap sepenuhnya transparan, sehingga dapat meminimalkan distorsi cahaya dan membuat lipatan layar menjadi jauh lebih tidak terlihat.
Dengan inovasi ini, iPhone Fold berpotensi menghadirkan pengalaman layar lipat yang lebih mulus dan premium dibandingkan para pesaingnya.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh