NTV Trend: Grace sebut Denny Indrayana Bodohi Publik soal Ijazah Gibran hingga Respons Prabowo saat Sherly Tjoanda Disoraki

NTV Trend: Grace sebut Denny Indrayana Bodohi Publik soal Ijazah Gibran hingga Respons Prabowo saat Sherly Tjoanda Disoraki

Nusantaratv.com - 08 Oktober 2026

Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie
Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie

Penulis: Ninuk Cucu Suwanti

 

NusantaraTv.com- Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie sebut Denny Indrayana telah memaksakan logika yang keliru perihal ijazah SMA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Grace pun menilai apa yang dilakukan Denny Indrayana sebagai tindakan yang membodohi publik.

Demikian Grace Natalie merespons polemik Ijazah Gibran sebagaimana ditayangkan Nusantara TV, Kamis (8/10/2026).

“Ini adalah sistem jalur pendidikan yang berbeda. Membodohi publik itu namanya kalau memaksakan logika seperti itu,” ucap Grace.

Apalagi, kata Grace, Denny Indrayana dan kawan-kawan terus membangun narasi berulang yaitu Gibran tidak lulus SMA dan wajib didiskualifikasi sebagai Wakil Presiden.

Baca Juga: Fuad Bawazier soal Gibran Mencalonkan Lagi di Pilpres 2029: Geblek! Kecuali Ambil Paket C

“Argumentasi ini punya masalah yang sangat mendasar, yaitu kita sedang memaksakan sistem pendidikan Indonesia untuk membaca sistem pendidikan di negara lain. Setiap negara itu punya jalur pendidikan yang berbeda-beda. Kalau di Indonesia yang lazim adalah SMP, SMA kelas 10, 11, 12 lalu dapat ijazah SMA barulah bisa lanjut ke kuliah,” ujar Grace.

Sementara di negara lain, sambung Grace ada banyak jalur dalam pendidikannya. Misalnya ada O level, A level, foundation, pathway, diploma, advanced diploma.

“Gibran menempuh pendidikan di tiga negara. Indonesia, Singapura, dan Australia. Ketiganya punya sistem yang berbeda. Tidak bisa diterjemahkan sistem yang berbeda-beda ini dengan menggunakan nomenklatur pendidikan di Indonesia,” tegas Grace.

Grace menuturkan, Deni Indrayana bersikukuh mengatakan Gibran tidak tamat SMA atau sederajat karena di UTS Inseacrh adalah certificate of attendance dan transkript bukan surat ijazah atau tanda tamat.

“Pertanyaan saya sederhana saja. Jika logika ini diterapkan secara konsisten, lalu bagaimana nasib anak-anak Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri, masuk universitas melalui jalur pathway, foundation atau diploma atau sistem lain yang memang tidak mengenal ijazah SMA seperti di Indonesia. Apakah anak-anak ini semuanya mau dianggap tidak tamat SMA?” tanya Grace.

“Tentunya tidak seperti itu, kan? Makanya di Indonesia Kemendikdasmen ada mekanisme yang namanya penyetaraan. Di dalam persidangan Kemendikdasmen itu sudah menjelaskan bahwa untuk anak-anak yang studi di luar negeri termasuk Mas Gibran, proses penyetaraan pendidikan itu dilakukan tidak hanya dengan berdasarkan satu lembar kertas yang judulnya ijazah SMA, melainkan yang dilihat adalah perjalanan pendidikannya.”

Selain informasi tentang Grace Natalie sebut Denny Indrayana telah memaksakan logika yang keliru perihal ijazah SMA, redaksi Nusantara TV juga telah merangkum sejumlah berita menarik yang dikemas dalam program NTV Trend, di antaranya:

1. Guyon Prabowo Pidato di Halmahera: Jangan Kasih Podium, Saya Bisa Pidato Tiga Jam

2. Sherly Tjoanda Disoraki Tamu Undangan, Respons Presiden Prabowo Bikin Ngakak: Pemilu Masih Lama

3. DPR Gandeng Pemerintah Rampungkan Perpres Ojol, Atur Tarif hingga Jaminan Sosial

4. Kelakar Prabowo Depan Luhut Singgung Roda Berputar: Sekarang Saya Komandannya

5. DPR Keras! Minta Hakim Tak Beri Remisi Ke Pelaku Kekerasan Seksual: Korban Trauma Seumur Hidup

Berita-berita pilihan redaksi Nusantara TV episode Kamis, 8 Oktober 2026 dapat Anda akses melalui Youtube Nusantara TV.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close