NusantaraTV.com- Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengklaim kinerja pemerintahan hingga September 2026 masih on track meskipun defisit APBN tembus Rp319 Triliun atau setara 1,24% terhadap produk domestik bruto.
Angka ini meningkat dari defisit Agustus yang tercatat 0,9% namun masih lebih rendah jika dibandingkan periode yang sama di tahun lalu atau sebesar 1,56%.
Sementara itu, hingga September belanja negara mencapai Rp2.660,5 Triliun atau melampaui pendapatan negara sebesar Rp2.341 Triliun. Di sisi lain, keseimbangan primer masih mencatatkan surplus Rp154 Triliun. Di samping itu, Pemerintah memproyeksikan defisit APBN sepanjang 2026 mencapai Rp734,3 Triliun atau 2,85% terhadap PDB.
“Defisit APBN di angka Rp319,0 Triliun dan defisit 1,24% PDB dan memang APBN kita dari sejak awal didesain untuk defisit. Artinya kita desain supaya belanja negara bisa lebih tinggi dari apa yang kita kumpulkan dari masyarakat,” ucap Suahasil.
Selain informasi tentang defisit APBN tembus Rp319 Triliun atau setara 1,24% terhadap produk domestik bruto. Program Nusantara Economic Updates juga menyajikan sejumlah berita menarik lainnya, di antaranya:
1. IHSG Dibuka Menguat 0,19 Persen ke Level 6.042 di Sesi Perdana
2. Rupiah Menguat Tipis 0,027 Persen ke Level Rp17.885 per Dolar AS
3. Biaya Haji 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Pelunasan Jemaah Rp23,2 Juta
4. Komisi 8%, Bisnis Aplikator Masih Bisa Ngegas? Maxim: Kunci Utamanya Adalah Konsumen
Berita-berita pilihan redaksi Nusantara TV episode Jumat, 9 Oktober 2026 dapat Anda akses selengkapnya melalui Youtube Nusantara TV.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh