Prabowo: Indonesia Aman Pangan Meski Dunia Hadapi Krisis

Prabowo: Indonesia Aman Pangan Meski Dunia Hadapi Krisis

Nusantaratv.com - 10 Maret 2026

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok/Istimewa/Bakom RI)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Dok/Istimewa/Bakom RI)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia berada dalam posisi yang relatif aman dalam menghadapi potensi krisis global, khususnya dalam hal ketahanan pangan.

Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo di tengah situasi dunia yang saat ini diwarnai ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi.

Dalam acara Peresmian 218 Jembatan di seluruh pelosok Indonesia secara virtual, Senin (9/3/2026), Presiden Prabowo meyakinkan masyarakat di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, salah satunya konflik antara Iran serta Amerika Serikat (AS) dan Israel yang memuncak, Indonesia setidaknya tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan.

"Banyak pihak akan mengalami kesulitan, tapi minimal kita aman dalam masalah pangan," tegas Presiden Prabowo.

Kepala Negara juga menyampaikan harapannya agar Indonesia ke depan tidak lagi bergantung pada impor bahan bakar minyak (BBM).

Hal tersebut dimungkinkan berkat potensi sumber daya alam Indonesia seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu yang dapat diolah menjadi sumber energi.

Selain itu, Presiden Prabowo mencermati kemungkinan adanya dinamika global yang dapat menarik negara-negara lain, termasuk Indonesia, ke dalam situasi krisis.

Oleh karena itu, Indonesia harus tetap waspada dan memperkuat kemandirian nasional.

"Kita berada dalam keadaan dunia yang penuh bahaya. Pihak-pihak berkekuatan besar sedang bertikai dan bisa menyeret bangsa-bangsa lain dalam keadaan yang susah," jelas Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan pemerintah terus memantau dan mempelajari secara cermat berbagai indikator ekonomi serta potensi sumber daya nasional.

Berdasarkan berbagai perhitungan tersebut, Indonesia diyakini mampu menghadapi tantangan global dan bahkan keluar dari situasi krisis dengan kondisi yang lebih kuat.

"Saya sudah melihat dan mempelajari angka-angka setiap hari. Kita menemukan kekayaan-kekayaan baru. Kita mungkin akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutupi itu, tetapi perkiraan saya kita akan keluar dari keadaan krisis ini dengan lebih kuat, lebih makmur, dan lebih mampu berdikari," imbuh Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya ketahanan pangan nasional sebagai fondasi utama dalam menghadapi ketidakpastian global. Menyusul swasembada beras, Presiden Prabowo juga berharap Indonesia dapat mencapai kemandirian protein dalam waktu dekat.

Dengan berbagai potensi sumber daya dalam negeri, Presiden Prabowo optimistis Indonesia mampu memperkuat kemandirian ekonomi nasional sekaligus menghadapi berbagai tantangan global yang ada.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close