Prabowo: Indonesia sebagai Anggota G20, Apa Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Prabowo: Indonesia sebagai Anggota G20, Apa Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Nusantaratv.com - 14 Agustus 2026

Presiden Prabowo Subianto Saat Pidato Kenegaraanndi Sidang Tahunan MPR 2026 (Istimewa)
Presiden Prabowo Subianto Saat Pidato Kenegaraanndi Sidang Tahunan MPR 2026 (Istimewa)

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto menyoroti posisi Indonesia sebagai salah satu negara anggota G20. Menurutnya, status tersebut harus sejalan dengan upaya pemerintah memastikan seluruh masyarakat dapat menikmati kesejahteraan dan tidak mengalami kelaparan.

Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD dalam rangka HUT ke-81 RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 14 Agustus 2026.

Ia meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 6% pada akhir 2026 jika pemerintah menerapkan kebijakan yang tepat dan rasional. Namun, Prabowo menegaskan pertumbuhan ekonomi maupun investasi bukanlah tujuan akhir pemerintahan.

"Dengan kebijakan tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, saya yakin pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6%. Tetapi saya tegaskan di hadapan majelis ini, bagi saya, pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita," katanya.

Menurut Prabowo, pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak akan bermakna apabila manfaatnya tidak dirasakan oleh mayoritas masyarakat. Karena itu, setiap investasi harus mampu membuka lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan kualitas hidup rakyat, terutama kelompok masyarakat paling bawah.

"Pertumbuhan tinggi, tidak bisa dinikmati rakyat kita kebanyakan, tidak bermanfaat bagi kita... Tiap rupiah, investasi, harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita terutama rakyat paling bawah," tambahnya.

Ia menegaskan, keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan menjadi salah satu orientasi utama pemerintahannya. Prabowo memastikan pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat dalam kondisi tidak berdaya hingga mengalami kelaparan.

"Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin. Kita tidak boleh meninggalkan yang tidak berdaya, kelaparan di bumi Indonesia," jelasnya.

Prabowo kemudian mempertanyakan kondisi tersebut dengan mengaitkannya dengan posisi Indonesia sebagai anggota G20.

"Republik Indonesia, anggota G20, apakah pantas masih ada rakyat yang lapar."

G20 merupakan forum kerja sama ekonomi internasional yang terdiri atas 19 negara serta Uni Eropa dan Uni Afrika. Selain Indonesia, forum tersebut beranggotakan Argentina, Australia, Brasil, Kanada, China, Prancis, Jerman, India, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Turki, Inggris, dan Amerika Serikat.

Secara kolektif, negara-negara anggota G20 merepresentasikan sekitar 85% perekonomian dunia dengan nilai ekonomi lebih dari US$100 triliun. Forum tersebut juga mencakup sekitar 75% perdagangan internasional global.

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close