Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto tiba kembali di Indonesia pada Rabu, 15 April 2026, siang setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kenegaraan ke Rusia dan Prancis.
Pesawat kepresidenan milik Garuda Indonesia mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 13.55 WIB.
Saat turun dari pesawat dengan mengenakan baju safari cokelat dan topi biru, Prabowo disambut sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Kepala BIN Muhammad Herindra, serta Panglima TNI dan Kapolri.
Dia sempat berbincang singkat dengan Gibran dan rombongan sebelum meninggalkan lokasi. Kunjungan singkat ke Eropa tersebut berlangsung dengan agenda yang cukup padat.
Di Moskow, Prabowo mengadakan pertemuan intensif selama lima jam dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin, 13 April 2026.
"Pertemuan tersebut membahas peningkatan kerja sama di berbagai sektor, antara lain energi, pendidikan, komunikasi digital, serta investasi ekonomi jangka panjang," kata Sekretaris Kabinet (Seskaab) Teddy Indra Wijaya yang mengonfirmasi lamanya durasi pertemuan tersebut.
Menurut Seskab Teddy, panjangnya diskusi di Kremlin mencerminkan keseriusan kedua negara dalam memperkuat ketahanan energi dan industri nasional.
Setelah dari Rusia, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Paris dan tiba menjelang tengah malam waktu setempat untuk bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Di Istana Élysée, agenda utama adalah pertemuan empat mata. Teddy menegaskan bahwa kunjungan ke Prancis tidak sekadar bersifat seremonial, melainkan bertujuan memperkuat posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas global.
"Besok Bapak Presiden akan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Macron di Istana Élysée untuk membahas peningkatan kerja sama strategis kedua negara," seskab kata Teddy.
Selain membahas sektor ekonomi dan pertahanan, Prabowo juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menegaskan arah politik luar negeri Indonesia.
“Bapak Presiden akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia," tukas Seskab Teddy.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh