Nusantaratv.com - Presiden Prabowo Subianto membahas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam forum Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia.
Dia menjelaskan, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membantu jutaan rakyat keluar dari kemiskinan.
Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam EEF ke-11 di Vladivostok, Kamis, 3 Agustus 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo terlebih dahulu mengulas tema forum, yakni "The Far East: Development for the Benefit of People."
"Itulah arti 'Development for the Benefit of People' bagi Indonesia, kebaikan terbesar bagi orang terbanyak. Pembangunan tidak boleh hanya menguntungkan segelintir orang. Pembangunan harus diukur di meja makan keluarga biasa. Apakah anak-anak menerima makanan bergizi, apakah petani bisa mendapatkan pupuk dan menjual hasil buminya dengan harga yang pantas, apakah keluarga bisa tinggal di rumah yang layak," kata Prabowo dalam pidatonya.
Prabowo menilai tema yang diusung EEF tersebut sejalan dengan sejumlah kebijakan yang dijalankan pemerintah Indonesia.
Salah satunya adalah program MBG yang ditujukan bagi anak-anak serta ibu hamil.
"Inilah sebabnya mengapa Indonesia menyediakan makanan bergizi gratis bagi semua anak-anak kita dan bagi ibu hamil," katanya.
Selain pemenuhan kebutuhan pangan bergizi, Prabowo mengatakan pemerintah juga berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang cepat sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dia menekankan pertumbuhan ekonomi tidak boleh sekadar mengejar angka, tetapi harus mampu meningkatkan taraf hidup rakyat.
"Inilah sebabnya mengapa kita mengupayakan pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. Bukan pertumbuhan sekadar demi pertumbuhan, tetapi pertumbuhan yang dapat mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan menuju martabat yang layak," tukas Prabowo.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh