Rekor Baru! BPS Catat Kunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 12,01 Juta

Rekor Baru! BPS Catat Kunjungan Wisman ke Indonesia Tembus 12,01 Juta

Nusantaratv.com - 03 November 2026

Berdasarkan data, tercatat  jumlah kunjungan wisman sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 12,01 juta kunjungan atau meningkat 5,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan data, tercatat  jumlah kunjungan wisman sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 12,01 juta kunjungan atau meningkat 5,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Penulis: Ninuk Cucu Suwanti

 

Nusantaratv.com- Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia terus menunjukkan tren positif. Berdasarkan data, tercatat  jumlah kunjungan wisman sepanjang Januari hingga September 2026 mencapai 12,01 juta kunjungan atau meningkat 5,01 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Keterangan itu disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11/2026).

“Capaian kunjungan wisman dari bulan Januari sampai dengan September tahun 2026 ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020,” ujar Ateng.

Ateng mengungkapkan, khusus pada September 2026, kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 1,43 juta kunjungan, atau naik 2,31 persen dibanding September 2025.

Berdasarkan negara asal sesuai kepemilikan paspor, mayoritas kunjungan pada September 2026 didominasi wisatawan asal Malaysia (16,76 persen), Australia (12,43 persen), Tiongkok (10,76 persen), dan Singapura (9,42 persen).

Selain itu, Ateng menjelaskan berdasarkan catatan BPS, rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan pada triwulan III 2026 sebesar USD1.374,48 atau sekitar Rp24.938,840 (asumsi kurs Rp18.138 per USD) dengan rata-rata lama tinggal 11,01 malam.

Baca Juga: Airlangga: PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 54 pada Oktober 2026, Ekspansi Tertinggi Sejak Maret 2024

“Angka tersebut mengalami peningkatan dibandingkan dengan rata-rata pengeluaran pada triwulan sebelumnya. Yaitu triwulan dua tahun 2026 dan juga pada triwulan tiga di tahun 2025 yang lalu,” ujar Ateng.

Menurut Ateng, berdasarkan karakteristiknya, para wisman yang datang ke Indonesia tujjuan utamanya adalah berlibur (79 persen). Sementara sisanya untuk tujuan bisnis dan keperluan personal lainnya.

Ateng menuturkan, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (Bali) menjadi salah satu pintu masuk dengan jumlah kunjungan wisman terbanyak. Disusul Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Internasional Hang Nadim (Batam), dan Bandara Internasional Kualanamu (Deli Serdang).

Di samping itu, Ateng menuturkan bahwa pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) juga menunjukkan pertumbuhan. BPS mencatat jumlah perjalanan wisnus pada September 2026 mencapai 96,69 juta perjalanan, meningkat 2,47 persen dibandingkan September 2025.

Secara kumulatif, perjalanan wisatawan nusantara selama Januari hingga September 2026 mencapai 938,84 juta perjalanan. Jumlah tersebut meningkat 4,10 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close