Nusantaratv.com-Upaya menjaring mutiara sepak bola dari berbagai daerah di Indonesia kembali mendapat perhatian melalui penyelenggaraan BLiSPI Youth Cup V 2026 Piala DPD RI. Turnamen yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (25/10/2026), menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan bagi pesepak bola muda untuk berkembang dan menembus level profesional.
Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menegaskan pentingnya membangun sistem pembinaan sepak bola usia muda yang berkelanjutan. Menurutnya, Indonesia memiliki banyak talenta potensial yang tersebar hingga ke pelosok daerah. Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan fasilitas, kompetisi, pendampingan, dan pembinaan yang terarah agar mampu berkembang menjadi pemain berkualitas.
“Bakat saja tidak cukup. Kalau bakat kita siapkan sarananya, kita bina, kita dampingi, kita siapkan liga kompetisi, kita siapkan apresiasi,” tegas Sultan dalam sambutannya pada pembukaan BLiSPI Youth Cup V 2026 Piala DPD RI di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (25/10/2026).
Acara pembukaan turnamen ini turut dihadiri Duta Besar Belarus, perwakilan Kedutaan Besar Vietnam untuk Indonesia, serta sejumlah mantan pemain tim nasional. Kehadiran para tamu tersebut menambah semarak pembukaan sekaligus memberikan perhatian lebih terhadap upaya pengembangan sepak bola usia muda di Indonesia.
Menurut Sultan, pembinaan pemain tidak boleh hanya terpusat di kota-kota besar. Pencarian talenta harus dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk kampung dan daerah, agar anak-anak yang memiliki kemampuan istimewa memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang.
Ia menekankan bahwa kompetisi usia muda harus menjadi bagian dari ekosistem pembinaan yang terintegrasi. Melalui kompetisi berjenjang, pemain dapat mengasah kemampuan, memperoleh pengalaman bertanding, serta menunjukkan potensi mereka kepada para pencari bakat dan pengelola pembinaan sepak bola nasional.
“Saya ingin menyaksikan generasi di bawah saya, lima tahun, 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun yang akan datang, kita bisa berjaya di dunia,” ujar Sultan optimistis.
Sebagai bentuk dukungan dan motivasi bagi para peserta, Sultan juga menjanjikan bonus bagi tim yang menempati peringkat pertama, kedua, dan ketiga, serta pemain yang meraih penghargaan top skor dan pemain terbaik.
Shin Tae-yong Soroti Pentingnya Pembinaan Terstruktur
Kehadiran mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, turut menjadi perhatian dalam penyelenggaraan BLiSPI Youth Cup V 2026. Ia menyambut positif inisiatif pembinaan sepak bola usia muda yang digagas DPD RI bersama Badan Liga Sepak Bola Pelajar Indonesia (BLiSPI).
Baca juga: NTV SPORTCAST: Eks Ketum The Jakmania Tegaskan Rivalitas Suporter Harus Dilandasi Sportivitas
Shin Tae-yong menilai Indonesia memiliki persediaan pemain berbakat yang melimpah. Tantangan terbesar adalah memastikan setiap talenta mendapatkan proses pembinaan yang tepat sehingga mampu berkembang secara konsisten dan memiliki daya saing di tingkat internasional.
Menurutnya, potensi pemain tidak dapat berkembang secara maksimal tanpa dukungan latihan yang terarah, pelatih yang kompeten, serta kompetisi yang berlangsung secara berkesinambungan.
Pembinaan berjenjang juga menjadi kunci agar pemain muda tidak hanya menunjukkan kemampuan dalam satu turnamen, tetapi memiliki fondasi teknik, fisik, mental, dan pengalaman bertanding untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum BLiSPI, Subagja, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan BLiSPI Youth Cup V merupakan bagian dari perjalanan panjang pembinaan sepak bola pelajar yang telah dimulai sejak 2013.
Pada penyelenggaraan tahun ini, turnamen melibatkan 2.150 atlet serta 560 pelatih dan ofisial. Sebanyak 74 pemain terpilih juga disebut menjadi bagian dari kelompok pemain terbaik yang berkumpul di Bekasi.
Menurut Subagja, jaringan pembinaan dan data pemain yang dimiliki BLiSPI diharapkan dapat mendukung proses identifikasi talenta untuk diteruskan kepada berbagai pihak yang berperan dalam pengembangan sepak bola nasional.
Ia juga menyinggung sejumlah pemain yang pernah meniti jalur pembinaan BLiSPI, di antaranya Bagus Kahfi, Bagas Kaffa, Ernando Ari, David Maulana, dan Egy Maulana Vikri.
Perjalanan para pemain tersebut menjadi gambaran bahwa pembinaan sejak usia muda dapat membuka jalan menuju karier profesional. Pengalaman itu sekaligus memperkuat komitmen BLiSPI untuk memperluas akses kompetisi bagi pemain pelajar dari berbagai wilayah Indonesia.
BLiSPI Youth Cup V Piala DPD RI 2026 mempertandingkan empat kategori usia, yakni U-10, U-12, U-14, dan U-16. Turnamen berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Oktober 2026.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh