Transmisi Manual Kian Punah, Jumlah Mobil Tiga Pedal Turun Hampir 50% dalam 5 Tahun

Transmisi Manual Kian Punah, Jumlah Mobil Tiga Pedal Turun Hampir 50% dalam 5 Tahun

Nusantaratv.com - 30 Maret 2026

Ilustrasi. Mobil transmisi manual. (Foto: Istimewa via Carscoops)
Ilustrasi. Mobil transmisi manual. (Foto: Istimewa via Carscoops)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Bagi Anda pecinta mobil dengan transmisi manual, mungkin ini saat yang tepat untuk mulai mempertimbangkan opsi lain. 

Pasalnya, keberadaan mobil dengan tiga pedal kini semakin langka, bahkan mendekati titik "punah" di sejumlah pasar otomotif global.

Melansir Carscoops, Senin (30/3/2026), fenomena ini tidak hanya terjadi di Amerika Serikat (AS), tetapi juga di Inggris, negara yang dulunya dikenal sebagai "surga" mobil manual. 

Jika sebelumnya lebih dari 80 persen mobil baru di sana menggunakan transmisi manual, kini angka tersebut merosot tajam.

Berdasarkan data terbaru dari CarGurus, hanya tersisa 67 model mobil di Inggris yang masih menawarkan transmisi manual pada 2026. 

Angka ini turun dari 82 model di tahun sebelumnya, sekaligus menunjukkan penurunan drastis dibandingkan satu dekade lalu. 

Bahkan, saat ini mobil manual hanya menyumbang kurang dari seperempat total penjualan mobil baru. Di sisi lain, tren kendaraan dengan transmisi otomatis terus meningkat pesat. 

Dari hampir 300 model mobil yang dianalisis, sebanyak 225 model kini hanya tersedia dalam versi otomatis.

Perubahan ini tidak lepas dari dominasi SUV, mobil hybrid, dan kendaraan listrik di pasar otomotif. 

Ketiga segmen ini memang tidak lagi membutuhkan kopling atau perpindahan gigi manual, sehingga secara alami mendorong pergeseran ke transmisi otomatis.

Sejumlah pabrikan besar bahkan sudah sepenuhnya meninggalkan transmisi manual di Inggris. 

Mini dan Honda kini mengikuti jejak merek lain seperti Mercedes-Benz, Volvo, dan Tesla yang lebih dulu beralih sepenuhnya ke otomatis.

Ada beberapa faktor utama di balik perubahan ini. Transmisi otomatis modern dinilai lebih halus, efisien, serta nyaman digunakan, terutama di tengah kemacetan. 

Selain itu, teknologi otomatis juga lebih mudah dioptimalkan untuk efisiensi bahan bakar dan standar emisi.

Ditambah dengan tren elektrifikasi yang semakin masif, transmisi manual kini mulai dianggap sebagai teknologi "lawas" yang perlahan ditinggalkan.

Meski tren penurunan terus berlanjut, bukan berarti transmisi manual benar-benar hilang. 

Beberapa model ikonik seperti Mazda MX-5 dan Porsche 911 GT3 masih mempertahankan sensasi berkendara manual yang digemari para enthusiast.

Selain itu, sejumlah hatchback dan crossover entry-level juga masih menyediakan opsi transmisi manual dengan harga yang lebih terjangkau.

Bagi Anda yang tetap menginginkan pengalaman berkendara yang lebih "hidup", pasar mobil bekas juga bisa menjadi solusi menarik dengan pilihan yang jauh lebih beragam.

"Dalam satu dekade terakhir, jumlah mobil manual baru telah berkurang lebih dari setengahnya," ujar Chris Knapman, Direktur Editorial CarGurus UK. 

Namun, lanjut dia, bagi pengemudi yang masih menghargai kendali penuh dan keterlibatan berkendara, pasar mobil bekas tetap menawarkan banyak pilihan.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close