NTV Prime: Pemprov DKI Tertibkan Kabel Semrawut, Targetkan Masuk Bawah Tanah dalam 5 Tahun

NTV Prime: Pemprov DKI Tertibkan Kabel Semrawut, Targetkan Masuk Bawah Tanah dalam 5 Tahun

Nusantaratv.com - 02 November 2026

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan seluruh kabel udara dapat dipindahkan ke bawah tanah dalam lima tahun ke depan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan seluruh kabel udara dapat dipindahkan ke bawah tanah dalam lima tahun ke depan.

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Pemerintah Kota Jakarta Utara mulai menertibkan kabel-kabel udara yang sudah tidak terpakai di kawasan Sunter, Jakarta Utara.

Penertiban dilakukan dengan memotong dan merapikan kabel yang sebelumnya membentang semrawut di atas jalan demi meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Dinas Bina Marga DKI Jakarta menerjunkan petugas pasukan kuning untuk menertibkan kabel utilitas di Jalan Danau Sunter Barat, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (2/11/2026).

Kabel-kabel yang sudah tidak digunakan dipotong dan dibersihkan. Sementara itu, jaringan utilitas yang masih diperlukan telah dipindahkan ke saluran bawah tanah.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan seluruh kabel udara dapat dipindahkan ke bawah tanah dalam lima tahun ke depan.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kenyamanan warga sekaligus mendukung penataan Jakarta menuju kota global.

"Secara umum, ini merupakan bagian dari komitmen Bapak Gubernur untuk memindahkan seluruh kabel udara yang ada di wilayah Jakarta ke bawah. Mohon maaf juga, kenapa? Karena masih ada beberapa kabel listrik PLN yang belum bisa dipindahkan. Karena ini nanti perlu koordinasi dan jenis kabelnya ternyata juga berbeda untuk dipindahkan ke dalam tanah. Jadi, kita fokus dulu kepada kabel-kabel yang merupakan anggota dari APJATEL untuk segera dipindahkan," ujar Staf Khusus Gubernur Bidang Tata Kota, Nirwono Joga, dalam program "NTV Prime" yang tayang di Nusantara TV, Senin (2/11/2026).

Sementara itu, Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Ahmad Syafei, mengatakan bahwa saat ini pihaknya tinggal memotong kabel-kabel sampah. Menurutnya, langkah tersebut tidak akan mengganggu jaringan internet masyarakat karena jaringan internet sudah terhubung.

"Jadi, ini kondisinya sudah sampah sehingga pembersihan kabel sampah ini termasuk pencabutan tiang. Sehingga, di semua wilayah, lokasi-lokasi yang sudah ditentukan tadi, tidak ada lagi kabel-kabel udara untuk menjamin keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta keindahan di wilayah Provinsi DKI," tukas Syafei.


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close